Rabu, 11 Oktober 2017

Mengenal Prosesor Intel Atom x5-Z8350 & Intel HD Graphics (Cherry Trail)

| Rabu, 11 Oktober 2017 | 0 komentar

Prosesor Intel Atom x5-Z8350 adalah SoC quad-core yang hemat daya untuk perangkat Windows dan Android (tablet dan convertible), kecepatan clock di 1,44 sampai 1,92 GHz dan merupakan bagian dari platform Cherry Trail. Berkat proses low-power baru 14 nanometer (P1273) dengan transistor tri-gate, efisiensi energi telah meningkat secara signifikan dari pendahulunya Bay Trail-T (mis., Atom Z3795). Selain inti CPU, SoC menawarkan kemampuan GPU dengan DirectX 11.2 serta LPDDR3 Memory Controller (2x 64 bit, 25,6 GB/s).


Inti prosesor didasarkan pada arsitektur Airmont, yang pada dasarnya merupakan penyusutan sedikit dari inti Silvermont sebelumnya. Sementara kinerja per clock belum diperbaiki, proses 14 nm yang lebih efisien menghasilkan utilisasi CPU Burst yang lebih baik (alias Turbo Boost) dan kinerja keseluruhan yang agak tinggi.

Dibandingkan dengan Atom x5-Z8500, Atom x5-Z8350 memiliki clock yang sedikit lebih rendah dan karenanya sekitar 10 persen lebih lambat. Namun, x5 masih mengalahkan banyak SOC berbasis ARM dan menawarkan kinerja yang serupa dengan Qualcomm Snapdragon 801. Dibandingkan dengan yang lebih tua x5-Z8300, Z8350 menawarkan clock boost 80 MHz yang lebih tinggi dan oleh karena itu memiliki kinerja yang sama. Lihat situs X5-Z8300 kami untuk mendapatkan tolok ukur yang terperinci.

Menggunakan Windows, chip ini cukup untuk tugas sehari-hari sederhana seperti browsing ringan atau Office, tapi tidak untuk software yang kompleks atau game modern. HD Graphics (Cherry Trail) didasarkan pada arsitektur Intel Gen8, yang mendukung DirectX 11.2 dan juga ditemukan dalam rangkaian Broadwell (misalnya HD Graphics 5300). Dengan 12 EUs (Execution Unit) dan kecepatan clock hingga 500 MHz, GPU secara signifikan lebih cepat seperti HD Graphics (Bay Trail) dan dapat menangani setidaknya beberapa game Windows lama dan kurang diminati dalam setting yang rendah, jadi bisa dibilang GPU ini adalah GPU kelas low end.

Performa GPU  Intel HD Graphics (Cherry Trail) ini kurang lebih selevel dengan GPU AMD Radeon HD6320, yang  termasuk GPU kelas low end. salah satu game PC yang cukup "enak" dimainkan di level ini adalah game Spintires...  game ini adalah game Offroad Simulator yang grafisnya cukup bagus, tanpa perlu menggunakan GPU kelas high end untuk memainkannya. silakan klik gambar di bawah untuk menyimak videonya di Youtube:


GPU juga mendukung akselerasi video 4K / H.265. Dibandingkan dengan ARM SoCs, HD Graphics ini menawarkan performa yang cukup bagus dan berada sedikit bawah level Qualcomm Adreno 330 atau PowerVR G6430. Konsumsi daya yang hemat, Seluruh SoC diberi nilai pada SDP 2 Watt, yang mengindikasikan TDP kurang dari 4 Watt. Dengan demikian, chip tersebut bisa digunakan pada tablet berpendingin pasif.


Readmore..

Jumat, 24 Maret 2017

Membuat Powerbank yang Simpel dan Tipis (Slim Design)

| Jumat, 24 Maret 2017 | 0 komentar

Bagaimana cara membuat Powerbank yang sederhana dan berdesain tipis? Powerbank yang tipis kini dapat dengan mudah dibuat dengan komponen yang mudah didapat saat ini.terdiri dari holder yang bisa dibuat sendiri, baterai smartphone yang berbentuk tipis, modul step-up converter USB 5 Volt, saklar mini, dan kabel tembaga solid. holder baterai dibuat dengan menyesuaikan ukurannya dengan ukuran baterai isi ulang smartphone Li-Ion yang berbentuk tipis.


komponen yang digunakan antara lain:

Step Up DC 0.9-5V To USB 5V 1200mA Charger Mobile Booster BB-10B
Rechargeable Li-Ion 2250mAh
kabel tembaga solid
baterai holder yang dibuat sendiri
DPDT Miniatur Slide Switch On-Off

proyek powerbank sederhana ini sudah saya ujicoba untuk mengisi ulang beberapa smartphone:
Test 1, Sony Ericsson Aspen (1500mAh), +/- 15 menit pengisian, Hasil: 66% ke 99%
Test 2, Lenovo Vibe K4 Note (3300mAh), +/- 15 menit pengisian, Hasil: 22% ke 31%
Test 3, Asus Zenfone 4 T001 (1600mAh), +/- 15 menit pengisian, Hasil: 69% ke 78%

supaya lebih jelas silakan untuk melihat videonya di Youtube, klik pada gambar di bawah ini:


Catatan: semua smartphone yang di test dimatikan sebelum pengisian.
Anda dapat mengikuti tips ini, jika Anda berminat untuk mencoba proyek powerbank ini:
jika modul USB menghasilkan banyak panas, sebaiknya diberi heatsink sebagai peredam panas.panas berlebihan pada modul converter bisa memperpendek masa pakainya.karena powerbank ini punya desain yang sederhana, maka akan punya kekurangan apabila dibanding Power Bank yang biasa dijual di pasaran.
untuk desain yang lebih bagus, perlu untuk mengganti modul converter dengan menggunakan modul board Powerbank dan gunakan baterai untuk Powerbank dengan kapasitas yang besar, disarankan 3000 mAh keatas.

Readmore..

Sabtu, 11 Maret 2017

Merakit Lampu LED Cree 2 Mode

| Sabtu, 11 Maret 2017 | 0 komentar



Berikut ini adalah 2 mode Cree LED Lighting yang sederhana, bisa dapat dengan mudah untuk dirakit sendiri. komponen yang digunakan juga sedikit terdiri dari dua dioda Schottky yang bekerja sebagai simple driver Cree LED namun lebih efisien daripada menggunakan resistor. resistor lebih boros daya karena banyak membuang energi menjadi panas.

lampu rakitan ini punya dua mode (mode A dan mode B). mode A lebih terang dari mode B, tapi lebih banyak daya yang diambil, akibatnya baterai menjadi lebih cepat habis. Mode B lebih hemat daya, tapi cahaya yang dihasilkan tidak seterang mode A.

Seperti dapat dilihat pada diagram yang ada dalam video, proyek ini tidak mengandung komponen aktif hi-end untuk digunakan sebagai driver Cree LED. komponen yang digunakan dalam rangkaian driver Cree LED sederhana ini adalah beberapa Dioda Schottky dan saklar mekanik.

Penggunaan dioda untuk menurunkan level tegangan LED memastikan bahwa prosedur ini tidak menghasilakan panas berlebih dan oleh karena itu hal ini menjadi sangat efisien dibandingkan dengan penggunaan resistor, yang akan menghasilakan banyak panas dalam prosesnya.

untuk rangkaian, step by step perakitan, dan uji cobanya bisa langsung dilihat pada video saya di Youtube, silakan klik pada gambar dibawah ini untuk melihat video tersebut:




daftar komponen yang digunakan:
1x Li-Ion pemegang 18650 baterai
kabel dan baut
on-off-on 3 posisi DPDT saklar mini
PCB ukuran 14x2.5 cm
mini heatsink
1x Cree XLamp XT-E LED
2x Schottky Diode SMD 1N5817 (kode body SS12)
1x Li-Ion 18650 baterai

proyek ini cocok untuk digunakan pada:
lampu emergensi atau lampu darurat
senter Cree LED (perlu reflektor atau lensa)
portabel lampu LED
pencahayaan kamera
pencahayaan outdoor, meja kerja, dan berkemah
lampu (perlu modif kustom dan reflektor)
portabel LED downlight (perlu reflektor)
portabel LED floodlight

tips jika Anda membangun proyek ini:
gunakan baterai li-ion berkapasitas tinggi (mAh) untuk performa kerja yang panjang dan lebih baik.
selalu hati-hati dan menghindari korsleting, sirkuit pendek dapat menyebabkan kabel terbakar atau percikan api. keluarkan atau ambil baterai dari holder jika Anda melihat atau mencium bau terbakar, periksa kabel kabel. menambah reflektor atau lensa jika diperlukan disesuaikan dengan kebutuhan.

Readmore..
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
© Copyright 2010. XPandro-id.blogspot.com . All rights reserved | XPandro-id.blogspot.com is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com - zoomtemplate.com